3 Fakta Menarik Tentang Pemasaran Relasional

did you know ?

Ketika saya memperhatikan 3 (tiga) fakta menarik dari proses evolusi pemasaran relasional yang signifikan maka tidak berlebihan apabila Christian Grönroos, seorang profesor di bidang pemasaran relasional dari Hanken School of Economics Finlandia, pernah menyatakan bahwa pemasaran relasional bakal menjadi paradigma yang paling dominan dalam teori pemasaran. Berikut adalah fakta-fakta tersebut.

Relationship marketing would probably turn into one of the dominant paradigms in marketing theory.
–Christian Grönroos

#1

Terminologi “relationship marketing” pertama kali muncul pada awal tahun 1980-an. Adalah Leonard L. Berry, seorang profesor di bidang ilmu pemasaran dari Universitas Texas A&M Amerika Serikat, yang menggunakannya untuk menamai sebuah bab dari buku berjudul “Emerging Perspectives in Services Marketing” pada tahun 1983. Dua tahun kemudian, Barbara Jackson juga menggunakan terminologi yang sama untuk bukunya berjudul “Winning and Keeping Industrial Customers“.

Fakta yang menarik dari kedua akademisi tersebut, Leonard L. Berry dan Barbara Jackson, menggunakan terminologi yang sama untuk area penelitian yang berbeda. Leonard L. Berry meneliti di bidang jasa sedangkan Barbara Jackson di bidang manufaktur. Dari perspektif jasa, Leonard L. Berry memahami pemasaran relasional sebagai strategi untuk menarik, memelihara, dan mengembangkan relasi dengan konsumen. Sedangkan dari perspektif manufaktur, Barbara Jackson menyimpulkan pemasaran relasional sebagai cara-cara untuk menarik, membangun, dan mempertahankan relasi dengan konsumen. Fakta tersebut mengindikasikan bahwa pemasaran relasional memiliki kelayakan untuk menjadi pilar secara konseptual karena memiliki kesamaan dari dua perspektif berbeda.

#2

Dalam 25 tahun terakhir, Google Search mencatat “relationship marketing” telah menjadi kata kunci mendekati jumlah 8 juta kali dari aktivitas penelusuran.

Google search showed close to 8 million hits for the search term “relationship marketing”

#3

Pada tahun 2004 organisasi American Marketing Association (AMA) mendefinisikan ulang “marketing” dengan memasukkan kata “customer relationships” sehingga definisinya menjadi, “marketing is an organizational function and a set of processes for creating, communicating, and delivering value to customers and for managing customer relationships in ways that benefit the organization and its stakeholders.” Hal tersebut menarik karena sebelumnya AMA mendefinisikan, “marketing is the process of planning
and executing the conception, pricing, promotion, and distribution of goods, ideas, and services to create exchanges that satisfy individual and organizational goals.

Sumber: Brito, Carlos. “Relationship marketing: old wine in a new bottle.” Innovative marketing 7.1 (2011): 66-77.

 


coky-fauzi-alfiCOKY FAUZI ALFI

Coky Fauzi Alfi merupakan owner dari situs Relationship Marketing.
Coky sangat membuka diri untuk diajak berdiskusi tentang isu-isu dalam pemasaran relasional ataupun hanya sekadar menyapa “helo” melalui halaman About The Author.
 


Advertisements
3 Fakta Menarik Tentang Pemasaran Relasional

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s