
Bagi para pengusung filosofi pemasaran relasional, arti pemasaran transaksional merujuk kepada definisi pemasaran yang diformulasikan oleh American Marketing Association (AMA) sebelum tahun 2004 yaitu “marketing is the process of planning and executing the conception, pricing, promotion, and distribution of goods, ideas, and services to create exchanges that satisfy individual and organizational goals.” Oleh karena itu, pemasaran transaksional lalu dipahami sebagai pemasaran tradisional (traditional marketing) yang setia menerapkan strategi klasik STP (segmentation, targeting dan positioning) dan marketing mix 4P (product, price, promotion dan place). Pengertian tersebut merupakan titik tolak awal yang menegaskan perbedaan antara pemasaran relasional dan pemasaran transaksional. Continue reading “Pemasaran Relasional versus Pemasaran Transaksional”


